Tips Mengatasi Anak Tersedak

sat-jakarta.com – Bayi, karena reĀ­fleks telannya belum sempurna, rentan tersedak. Bahkan bisa jadi, kita tak sedang mengawasinya saat ia memasukkan sebuah benda ke mulutnya dan tiba-tiba menemukan si kecil batukbatuk, sulit bernapas, atau pucat hingga kebiruan.

Ciri anak tersedak mudah terlihat:

  • Biasanya diawali dengan batuk-batuk, wajahnya akan berubah merah dan tampak berusaha untuk mengatur napas. Pembuluh darah wajah juga akan terlihat jelas.
  • Anak balita biasanya akan memegangi tenggorokan, sementara kulitnya makin pucat, bibir dan ujung telinga serta hidung menjadi kebiruan. Ini disebabkan jumlah oksigen yang dihirup kurang.

Pertolongan Pertama:

Melakukan back blow:

  1. Berteriaklah kepada orang dewasa lain di rumah untuk mencari bantuan atau menyiapkan kendaraan ke UGD.
  2. Baringkan anak dengan wajah menghadap ke bawah dan jari-jari tangan kanan kita menahannya di bahu dan leher anak. Lengan bawah kiri kita menjadi landasannya.
  3. Tepuk sebanyak lima kali di punggung dengan tangan kanan, lalu lihat apakah ada sesuatu yang keluar dari mulutnya.
  4. Jika ini gagal, balikkan badannya menghadap kita. Lalu dengan dua jari kita, tekan sebanyak lima kali tulang dada bagian bawah (kurang lebih satu jari dari garis yang dibentuk oleh kedua puting susu).
  5. Periksa mulut anak dan ambil semua benda yang dapat dilihat (lebih baik gunakan jari kelingking untuk mencegah benda terdorong ke dalam).
  6. Ulangi langkah-langkah tadi bergantian sampai berhasil. Atau jika tidak, larikan ke UGD.

Cara Mengatasi Anak Bersin Terus-Menerus

Bersin adalah reaksi normal hidung dan saluran pernapasan atas terhadap rangsangan zat elergi. Bersin-bersin tidak bisa dianggap biasa saja, jika sudah terlalu sering dan mengganggu kualitas hidup serta aktivitas sehari-hari, maka ada baiknya untuk mencari tahu apa penyebab bersin. Salah satunya disebabkan oleh rinitis alergi.

Sebagai komplikasi dari rinitis alergi berupa asma bronkial, dimana terdapat kerusakan epitel saluran pernapasan akibat reaksi peradangan yang berkepanjangan. Cara terbaik menghindari serangan rinitis alergi adalah menghindari penyebabnya. Obat-obatan seperti antihistamin (antialergi) dan dekongestan dapat menjadi pilihan dalam melakukan pertolongan pertama.