Restaurant Semarang, Resto Legendaris yang Tetap Eksis

Terdapat banyak hotel dekat Simpang Lima yang dapat Anda pilih untuk menginap ketika sedang berkunjung di kota Semarang. Selain hotel, banyak juga rumah makan dan restoran yang menarik untuk dicoba, salah satunya adalah restoran legendaris yang sudah berdiri dari tahun 1991 yaitu Restaurant Semarang.

Adalah Pak Yongki, pemilik Restaurant Semarang dengan nama asli Tio Tek Kwan yang kini berusia 74 tahun. Konsep awal Restaurant Semarang adalah International & Garden Restaurant yang menyajikan hidangan lokal atau hidangan tradisional kampung.

Sejak restoran ini berdiri, beliau memang memiliki niatan untuk mengangkat citra masakan tradisional kampung menjadi hidangan restoran bergengsi yang dihidangkan di restoran besar, tentunya dengan standar yang lebih baik.

Citra inilah yang hingga kini masih dipertahankan di restoran yang berada di Jalan Gajahmada No 125 – 127, meski dengan konsep baru yang telah diusung sejak tahun 2000 yaitu Family & Garden Restaurant.

Sesuai dengan konsepnya, resto ini memiliki pilihan dua ruangan, di dalam atau di kebun belakang dengan pohon dan tanaman yang masih asli. Suasananya seperti di kebun rumah sendiri karena memang masih asri. Di bagian belakang, terdapat becak dan mobil kuno yang bisa menjadi objek foto yang menarik.

Di sini Anda akan menemukan berbagai menu tradisional kampung yang justru menjadi menu spesial. Salah satu menu andalan di Restaurant Semarang dari zaman dulu hingga sekarang adalah Lontong Cap Go Meh.

Baca Juga:

Selain kuah opor, lontong Cap Go Meh juga disajikan dengan sambal goreng ati, sambal goreng tahu, docang atau kelapa gurih yang berwarna putih, abing atau kelapa berwarna cokelat dengan cita rasa yang manis, bubuk kedelai, telur ayam, serta kerupuk udang.

Menu lain yang bisa Anda temukan di sini adalah tahu telur, galatin ayam, bestik jawa, asem-asem daging-koyor, timlo solo, bakmie jawa dan masih banyak lagi. Nasi yang diolah berbagai macam, Anda juga bisa mencicipi seperti nasi langgi, nasi pepes, nasi opor kampung, nasi soto ayam Semarang, dan berbagai nasi goreng.

Jangan sampai terlewat untuk mencoba aneka makanan ringan di Restaurant Semarang. Ada loenpia spesial Semarang, siomay gulungan, bakwan tahu goreng, dan holandaisse croquette atau yang lebih sering disebut risoles.

Tak kalah menarik untuk dicoba selain menu-menu di atas, ada pula es rujak Puspa yang begitu segar, baik dinikmati ketika siang maupun malam hari. Es rujak ini berbeda dengan es rujak lainnya karena tidak begitu pedas tetapi rasa asam dan manisnya juga pas dan tidak meninggalkan rasa pahit di tenggorokan.

Yang menarik lainnya dari restoran ini adalah penampilan grup keroncong yang setia menemani pengunjung sejak tahun 91 hingga sekarang di hari Kamis malam. Grup musik keroncong ini adalah satu warisan berharga juga yang sampai sekarang dijaga oleh Pak Yongki. Selain itu ada juga penampilan Solo Organ tiap Rabu malam.

Sumber Hello Semarang