Perencanaan Dalam Hal Renovasi Rumah Yang Baik

Sebagian jasa arsitek  melakukan sebuah renovasi rumah dengan konsep sesuai dengan Idaman keluarga bisa jadi salah satu pilihan tepat untuk mewujudkan keceriaan dan kehangatan tersebut. Tidak perlu khawatir seberapa banyak uang yang nantinya akan di keluarkan, karena proses renovasi rumah bisa dilakukan dengan budget/biaya yang minimum Tetapi Hasil tetap Maksimum sesuai dengan design idaman keluarga.

Sebelum merenovasi rumah sebaiknya Anda bisa mempertimbangkan tips berikut ini:

  • tentukan budget. Merenovasi rumah tidak perlu terlalu mahal, yang penting sesuai kebutuhan dan tepat guna.
  • buat daftar hal-hal yang harus direnovasi sesuai urutan prioritas. Misalnya, atap yang bocor, cat yang terkelupas dan lain-lain.
  • pilih jasa kontraktor yang sesuai dengan kebutuhan serta budget.
  • sebisa mungkin manfaatkan barang-barang atau peralatan di rumah yang masih bisa dipakai. Misalnya water closet atau washtafel yang masih bisa dipakai, tidak perlu diganti. Biasanya peralatan kamar mandilah yang paling banyak menghabiskan biaya.
  • jika ingin mendesain ulang rumah, sebisa mungkin sesuaikan dengan perabot dan furniture yang Anda miliki, sehingga tidak perlu ada biaya tambahan untuk membeli perabotan baru.

Merenovasi rumah itu memerlukan persiapan yang matang, baik dari segi finansial, desain rumah, dan tim yang merenovasi. Setiap rumah tentu memerlukan treatment yang berbeda-beda, karena tergantung dengan kondisi rumah sebelumnya. Bagi Anda yang ingin renovasi rumah milik sendiri tentu akan memiliki permasalahan yang berbeda dengan orang yang renovasi rumah lama yang baru dibeli.

Tahap Merenovasi Rumah

1. Buat daftar perbaikan
Telusuri ruang demi ruang dan perhatikan elemen apa saja yang mau diperbaiki. Umumnya, yang perlu diperbaiki adalah kondisi ceiling dan tembok yang bocor, pelapis lantai yang pecah, cat dinding yang mengelupas, atau rangka atap yang rayap (bagi yang masih menggunakan kayu). Buat daftar yang rapi dan urutkan dari yang darurat hingga pelengkap.

2. Sesuaikan jumlah lantai dengan kebutuhan
Untuk keluarga muda, rumah satu lantai berukuran 100 meter persegi dengan 2 kamar tidur terbilang cukup. Namun, banyak masyarakat yang membuat perencanaan jangka panjang karena memprediksikan memiliki tiga anak atau mengajak orang tua / mertua tinggal bersama. Dengan rencana seperti itu, rumah bertingkat satu lantai direnovasi menjadi dua lantai.

Poin penting dalam menambah lantai adalah struktur pondasi yang kuat. Diskusikan dengan arsitek dan kontraktor Anda dengan menanyakan kondisi struktur sekarang. Biasanya, kolom perlu diperkuat atau dipertebal serta menambah balok sebagai pengait. Cara pengecekan bisa macam-macam, salah satunya dengan membuat lubang kecil di kolom untuk melihat jumlah tulangan besi kolom.

3. Gunakan jasa arsitek dan desainer
Bagi orang awam yang kurang paham tentang desain atau cara membuat rumah, tentu ini akan menguras energi dan membuat pusing kepala. Mencari referensi di internet begitu mudah dan banyak ditemukan, terutama melalui website dan majalah CASA Indonesia. Namun terkadang Anda kesulitan menemukan apa yang Anda butuhkan dan inginkan.

Untuk itu, konsultasikan dengan desainer interior atau arsitek rumah Anda. Karena sebagai pakarnya, mereka bisa menerjemahkan kebutuhan klien dalam bentuk 3D dan memberi saran akan tren desain terkini.

4. Sirkulasi udara yang baik untuk rumah sejuk
Dengan cuaca Indonesia yang semakin panas, penggunaan AC sering kali tidak bisa dihindari. Berbeda dengan kondisi rumah jaman dulu yang terasa sejuk sepanjang hari dan bebas polusi. Untuk itu, tambahkan roster atau lubang angin, banyak bukaan jendela, dan jika memungkingkan buat ceiling rumah menjadi tinggi.

Roster adalah lubang angin yang terbuat dari semen dan pasir yang dicetak. Modelnya sangat beragam. Untuk variasi bentuk, di antara semen berbentuk solid, hadirkan roster berlubang lingkaran. Roster bisa menjadi solusi rumah hemat energi karena bisa menyalurkan udara segar ke dalam rumah, sekaligus berestetika tinggi.

5. Buat perancangan budget
Dari daftar yang telah Anda buat di atas, Anda bisa membuat perencanaan biaya renovasi dengan baik. Jika budget Anda terbatas, minta pengerjaan renovasi dalam beberapa tahap, maka kontraktor bisa memperbaiki rumah untuk yang darurat terlebih dahulu. Biaya membangun rumah sangat beragam, tergantung dari kontraktor yang Anda pilih.

Kontraktor biasanya akan membuat RAB (rencana anggaran biaya). Minta detail selengkap-lengkapnya tentang spek dan kriteria tambahan agar tidak ada pengerjaan yang terlupakan, walaupun sangat memungkinkan ada penambahan / pengurangan pekerjaan sejalannya waktu.