Metode Baru Pengujian Kamera Untuk Mencari Yang Terbaik

Metode Baru Pengujian Kamera Untuk Mencari Yang Terbaik

Akumoment – Sudah bertahun-tahun CHIP Foto Video melakukan pengujian terhadap berbagai jenis kamera setiap bulannya. Pada tahun lalu, laboratorium kami kedatangan 23 DSLR yang secara langsung kami uji di laboratorium dan juga praktik. Tetapi apakah sebuah kamera dikatakan baik dan buruknya hanya berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium saja Menurut kami, pengujian tentang bagaimana handling, desain, dan juga kepraktisan merupakan salah satu yang dibutuhkan oleh pembaca sebagai pertimbangan sebelum membeli kamera baru.

Kenapa harus menggunakan metode baru Apakah metode selama ini tidak cukup Mungkin Anda juga banyak yang berpikiran sama mengapa kami melakukan perubahan. Perubahan ini dilakukan bertujuan untuk menyesuaikan dengan perkembangan kamera digital yang semakin pesat. Saat ini, performa dari kamera digital sudah memiliki banyak peningkatan serta menghasilkan gambar yang tajam dan detail. Seperti Sony dan Fujifilm yang di tahun 2015 mengeluarkan kamera yang mempunyai kinerja sangat tinggi dan ISO performance yang baik.

Tidak hanya itu, perkembangan sensor baru, kecepatan shutter tinggi, kualitas video 4K dan masih banyak hal baru lainnya memaksa kami untuk membuat metode pengujian baru agar mendapatkan hasil yang sesuai. Dengan banyaknya hal baru pada saat pengujian kami melakukan perubahan pengujian yang nantinya akan lebih bisa menghasikan nilai-nilai yang tepat.

Ketajaman dan noise pada gmabar masih menjadi salah satu perhatian utama kami, kali ini kami akan mengujinya dengan tidak hanya menggunakan kontras yang tinggi namun juga terhadap kontras yang rendah. Untuk mealakukan berbagai metode pengujian yang baru, kami membutuhkan peralatan yang lebih modern dan juga memberikan tantangan yang lebih tinggi lagi untuk jajaran kamera terbaru. Dengan begitu kami yakin metode ini mampu bertahan hingga di tahun berikutnya.

Kenapa harus memisahkan DSLM dan DSLR DSLM Memang menjadi ancaman utama bagi DSLR. Tetapi, fotografer akan lebih mudah jika tetap kelas DSLM dan DSLR tidak digabungkan karena selera yang berbeda.

Kamera Fullframe tidak menjadi satu dengan APS-C, mengapa Sensor Fullframe dan APS-C tentu memiliki perbedaan yang signifikan, maka dari itu kami akan memisahkannya dalam tabel pengujian. Kedua tabel ini memiliki penilaian yang sesuai dengan kelas yang diujikan. Selain itu, pemisahan ini agar dapat mengetahui untuk jajaran terbaik dari kamera dengan sensor Fullframe dan juga dari kelompok sensor APS-C. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah menentukan klasisfikasi kamera terbaik menurut sensor yang digunakan agar tidak salah dalam memilih.