Mengenal Lebih Dalam Tentang Cold Room

Secara singkat, cold room memiliki cara kerja yang hampir sama dengan kulkas biasa, yaitu mengisolasi dan dilengkapi pendingin untuk menurunkan suhu di dalam area ke tingkat tertentu, yang dapat diatur melalui termostat. Secara umum, cold room bekerja dengan pertukaran udara panas dengan udara yang ditarik ke dalam unit, yang kemudian didinginkan melalui penggunaan bahan kimia refrigeran, yang kemudian dialirkan untuk menurunkan suhu keseluruhan ruangan. Suhu cold room dapat dipantau melalui sebuah termostat, dan jika suhu naik terlalu tinggi atau turun terlalu rendah, maka akan secara otomatis mengirim sinyal ke unit pendingin untuk menyesuaikan outputnya secara otomatis.

Sistem isolasi merupakan satu dari sekian banyak  fitur penting yang dimiliki oleh sebuah cold room, karena mencegah hawa panas dari luar ruangan untuk masuk. Tanpa isolasi, hawa panas akan masuk dan memaksa unit pendingin Anda bekerja lebih keras untuk menjaga suhu dalam ruangan agar tetap dingin. Yang mana hal ini sangat meningkatkan penggunaan energi listrik Anda dan berpotensi menyebabkan unit pendingin terbakar. Sistem isolasi ini tidak hanya terdapat pada dinding cold room Anda saja, tetapi juga lantai, langit-langit dan pintu tertutup dengan sempurna sehingga  menciptakan lingkungan yang terisolasi secara maksimal untuk penyimpanan produk Anda agar lebih awet.

Selain menghemat tagihan listrik dan mesin pendingin Anda lebih awet, sistem yang juga disebut dengan insulasi ini juga dapat melindungi produk yang disimpan, menjaga suhu tetap stabil dan mencegahnya agar tidak terlalu panas dan rusak.

Cold room dapat digunakan untuk apa saja?

Secara umum, cold room dimanfaatkan untuk mengawetkan produk yang dapat rusak ketika berada pada suhu yang lebih tinggi, produk tersebut seperti bahan makanan, obat-obatan, persediaan pertanian dan hortikultura dan bahkan server TI operasional, yang tidak boleh berada dalam suhu yang panas agar kinerjanya tetap stabil.

Temperatur yang ada pada cold room biasanya berkisar dari 18 ° C hingga 0 ° C. Hal ini akan memastikan bahwa produk atau barang yang disimpan tetap pada suhu yang cukup rendah untuk melindunginya dari kerusakan.

Biasanya, cold room yang digunakan untuk industri makanan dan minuman, serta di toko eceran dan restoran, berguna untuk menyimpan makanan di dalamnya dengan cara yang sama seperti kulkas konvensional. Ketika cold room digunakan pada industri farmasi, maka mesin berguna untuk melindungi obat-obatan dari degradasi yang dapat muncul pada suhu yang lebih tinggi, dan di industri TI, peralatan komputer yang dapat dijaga pada suhu yang stabil untuk menghindari terjadinya overheat.

Industri apa saja yang dapat memanfaatkan cold room?

Terdapat banyak sekali industri yang dapat memanfaatkan cold room untuk memudahkan beberapa hal. Seperti yang telah disebutkan di atas – makanan dan minuman, ritel, restoran, obat-obatan dan industri IT – hanyalah beberapa contoh kecil industry yang dapat menanfaatkan cold room.

Selain beberapa industri tersebut, cold room dapat dimanfaatkan untuk industri pertanian dan hortikultura. Selain itu, penggunaan cold room juga dapat menguntungkan rumah pemotongan hewan dan rumah jagal, industri pemrosesan bahan kimia, manufaktur dan berbagai industri lainnya.

Itulah beberapa hal mengenai cold room yang dapat perlu Anda ketahui. Semoga artikel ini dapat membuat Anda mengetahui lebih dalam tentang cold room dan industry apa saja yang diuntungkan ketika mengaplikasikan mesin pendingin yang satu ini. Meskipun begitu, Anda tetap perlu berkonsultasi ketika mengunjungi tempat jual mesin cold room untuk menemukan ukuran dan beberapa hal lainnya agar Anda tidak salah pilih. Cold room dapat dikatakan sebagai sebuah investasi karena mampu memberi manfaat jangka panjang pada bisnis Anda.