Juventus Menjanjikan Antar Ronaldo Menangi Ballon d’Or Lagi dan Syarat Solskjaer Bisa Sukses di MU

Cristiano Ronaldo kembali tidak berhasil memenangkan Ballon d’Or tahun ini. Juventus pastikan akan semaksimal mungkin menolong penyerangnya itu mencapainya .

Dalam penghargaan Ballon d’Or 2019 di Chatelet Theatre, Paris, Selasa (3/12/2019) pagi hari WIB, Ronaldo tempati tempat tiga. Gelar pemain sepak bola paling baik dimenangkan oleh Lionel Messi, dengan Virgil van Dijk di posisi ke-2.

Ini menjadi kali ke-2 Ronaldo tidak berhasil merampas Ballon d’Or, sesudah tahun kemarin kalah dari Cedera Modric. Gelar tahun 2017 jadi yang akhir kali diambil pemain 34 tahun itu.

Ronaldo sendiri tidak hadiri penghargaan Ballon d’Or tadi malam. Dia pilih hadir tempat yang lain yaitu Gran Gala del Calcio 2019 di Milan, yang disebut acara penghargaan untuk pemain sepak bola paling baik di Liga Italia.

Dia dikukuhkan jadi Pemain Paling baik Serie A 2018/2019, sesudah bertindak besar bawa Juventus mendapatkan Scudetto serta jadi top skorer team dengan 21 gol. Tetapi Juventus janji akan semampu kemungkinan mengantar Ronaldo ke gelar Ballon d’Or yang lain.

“Ia inginkan penghargaan ini (Pemain Paling baik Serie A) sebab ia ialah orang yang ambisius serta ia ingin tunjukkan jika ia yang paling baik di sini. Menurut kami sich ia wajar memperoleh Ballon d’Or,” kata Direktur Keolahragaan Juventus Fabio Paratici.

“Ia akan di Juventus musim depan, tanpa ada kebimbangan. Ia ingin memenangkan Ballon d’Or yang lain bersama dengan kami serta kami memberi dukungan,” pungkasnya pada Sky Sport Italia diambil Football Italia.

Paul Scholes memberi dukungan Ole Gunnar Solskjaer untuk bertahan lebih lama jadi manager Manchester United. Tetapi untuk dapat sukses, ada dua hal yang butuh didapatkan pria asal Norwegia itu.

Solskjaer baru sembilan bulan jadi manager masih MU, persisnya semenjak Maret kemarin. Tetapi dalam perjalanannya, dia belum dapat mengusung tampilan Marcus Rashford dkk, terutamanya di Liga Inggris. MU selama ini masih ketahan di rangking ke-9 dengan koleksi 18 point, terpaut delapan point dari Chelsea yang ada di batas bawah zone Liga Champions.

Inkonsistensi MU membuat Solskjaer masih seringkali dihubungkan dengan rumor pemecatan. Ditambah lagi sekarang masih ada pelatih sekaliber Mauricio Pochettino serta Massimiliano Allegri yang sedang menganggur.

Walau demikian, Scholes meyakini bekas rekanan segrupnya itu dapat mendapatkan trofi di Old Trafford. Tetapi ada ketentuannya, apa sajakah?

“Manchester United hampir seperti club tukang pecat pelatih. Mereka telah mempunyai tiga manager sebelum Ole masuk serta mereka harus bertahan dengan seseorang, itu harus,” tutur Scholes pada Sky Sports.

“MU harus memberikan (Solskjaer) waktu, peluang berbelanja di 3-4 bursa transfer seperti yang dahulu pernah dianjurkan oleh Gary Neville,” sambungnya.

“Sedikit ada ketidaksamaan kondisi pada musim ini. Pada 2-3 minggu lalu, MU bermain sangat baik, benar-benar bagus di lapangan serta kamu berpikir kemungkinan mereka tidak jauh ketinggalan.”

“Lalu mendadak mereka memiliki masalah , ada beberapa pemain yang luka serta saat itu juga kamu langsung berpikir mereka perlu berbelanja di 3-4 bursa transfer. Mudah-mudahan Ole dapat memperoleh waktu serta uang berbelanja yang diperlukan di MU,” tutup Scholes.