Hindari 8 Kesalahan Renovasi Kamar Mandi Berikut Ini

Kamar mandi minimalis dijabodetabek.id – Kamar mandi bukan hanya tempat untuk membersihkan tubuh. Namun, ruang ini juga harus menjadi tempat berlindung di mana kita dapat menutup pintu untuk menghindari kebosanan setiap hari dan mengisi ulang energi kita. Tentu saja, kami tidak ingin menghabiskan waktu, uang, dan ketidaknyamanan di kamar mandi.

Berikut adalah 8 kesalahan dalam merenovasi kamar mandi dan cara menghindarinya.

1. Pengeluaran berlebihan

Ini terjadi dengan sangat mudah di area basah kamar mandi. Renovasi apa yang dapat dilakukan dengan sangat cepat untuk mengurangi biaya? Rancang peralatan dan peralatan standar untuk menghindari biaya produksi khusus.

Beli semua kebutuhan Anda, seperti keran, toilet, lemari, dan aksesori, sebelum memulai renovasi. Anda juga mungkin perlu mengambil gambar peralatan yang ada jika Anda masih dapat menggunakannya untuk beriklan di situs jual-beli. Dengan menjual atau memasok peralatan ini setidaknya mengurangi limbah.

2. Tingkatkan ketahanan air Anda

Salah satu masalah paling umum di kamar mandi adalah kebocoran di kamar mandi. Ini adalah barang mahal untuk diperbaiki. Hal terbaik untuk dilakukan adalah melibatkan para ahli.

3. Ventilasi buruk

Definisi horor di kamar mandi adalah menemukan bintik-bintik hitam kecil jamur di dinding dan langit-langit yang baru dicat. Ini biasanya disebabkan oleh ventilasi yang buruk. Bahkan jika Anda memiliki jendela yang terbuka dengan baik, Anda masih membutuhkan kipas atau kipas untuk mengeluarkan uapnya. Catatan: Tutupi dinding dengan cat kamar mandi berbahan dasar minyak atau jamur.

4. Masukkan terlalu banyak objek

Hindari kepadatan benda atau peralatan di kamar mandi. Jika Anda memiliki toilet terpisah di dekat kamar mandi, cobalah untuk tidak memasang toilet di kamar mandi. Maksimalkan ruang sebanyak mungkin untuk membuat ruangan lebih nyaman. Jika ruangan terlalu kecil untuk mandi dan mandi pada saat yang bersamaan, pilihlah shower. Selain itu, lemari, rak atau laci yang tergantung di dinding akan membantu menciptakan ruang di lantai.

5. Kurang pencahayaan

Kegiatan yang terutama dilakukan di kamar mandi membutuhkan pencahayaan yang baik. Mencukur, waxing, menyisir dan menyisir sulit dilakukan jika cahaya hilang. Singkatnya, Anda perlu memasang cermin besar di atas wastafel atau meja rias, serta pencahayaan yang mengarah langsung ke wajah.

6. Drainase yang buruk

Setiap tahap di lahan basah membutuhkan “drop”. Tanah harus ditempatkan dengan lembut sampai dibuang agar air tidak tinggal di tanah terlalu lama. Ukuran ubin di lantai membuat air terjun lebih sulit, terutama di kamar mandi yang lebih kecil. Pastikan ukuran maksimum setiap ubin adalah 300 x 300 mm.

7. Bahan berpori

Semua permukaan kamar mandi harus tahan terhadap kelembaban. Kalau tidak, permukaan bisa membengkak, membusuk, atau berubah warna seiring waktu. Batu berpori seperti marmer travertine dan kayu harus disegel.

8. Tidak cukup ruang penyimpanan

Seperti di semua kamar rumah, penyimpanan di kamar mandi sangat penting. Anda membutuhkan ruang untuk kosmetik, obat-obatan, pengering rambut, pisau cukur, handuk kering, handuk basah dan keperluan lainnya. Dengan penyimpanan cerdas, akan ada tempat yang tepat untuk semua.

Misalnya, Anda bisa meletakkan gelas di lemari di atas wastafel atau meja rias untuk menjauhkan anak-anak. Selain itu, Anda juga bisa menerapkan sejumlah dinding yang disembunyikan di dinding kamar mandi untuk menaruh sampo dan sabun. Rak handuk atau rak handuk adalah alternatif untuk menyimpan handuk saat mandi.Bagi Anda yang mencari ide desain kamar mandi bisa berkujung ke blogĀ dijabodetabek.id