Beberapa Cara Mengatasi Permasalahan Pada Anak

Mimisan

generasimaju.com – Anjurkan anak untuk duduk dengan kepala sedikit menunduk ke depan. Pencet bagian yang lembek dari hidung selama 10 menit. Katakan kepada anak untuk bernapas melalui hidung. Berikan kepada anak, kain yang bersih untuk membersihkan darah selama hidung dipencet. Jika mimisan terus berlangsung selama lebih dari 30 menit, bawa ke dokter. Jangan meminta anak bersandar, meskipun mungkin tampak seperti hal yang benar untuk dilakukan. Pasalnya, darah bisa masuk ke tenggorokan dan menghalangi jalan napas atau bisa masuk ke perut dan dapat menyebabkan anak muntah.

Susah Buang Air Besar

Ada beberapa penyebab anak susah BAB, salah satunya adalah kurangnya asupan serat. Minta anak mengonsumsi makanan berserat, seperti: buah-buahan dan sayur-sayuran (pepaya). Jika tidak ada perbaikan, segera konsultasi ke dokter.

Masalah Perut (Kembung, Mulas, Sakit)

Rasa nyeri di daerah perut pada anak bisa diakibatkan oleh berbagai hal, baik fisik maupun emosional. Umumnya, mulas/kembung hilang sendiri tanpa pengobatan.

Tanda bahaya: • Sakit perut selama 6 jam berturut-turut. • Nyeri dan bengkak di lipat paha atau selangkangan. • Muntah yang tak menghilangkan sakitnya selama 3 jam. • Muntah warna kuning kehijauan.

Pertolongan Pertama: • Berikan minum air putih sedikit demi sedikit di saat sakitnya sedang menyerang. • Dekapkan botol air panas yang terbungkus handuk ke bagian yang terasa mulas. • Jika masih sakit sampai 3 jam, segera bawa ke dokter untuk memastikan penyebab sakitnya.

Terjepit

Saat jari terjepit, sering terjadi perndarahan di bawah kuku atau lazim disebut subungual hematoma. Hentakan yang keras bahkan bisa berakibat sobeknya kulit atau patah tulang, atau dalam kasus tertentu kuku bisa terlepas.

Pertolongan Pertama:

  • Kompres dingin jari yang terjepit. Air dingin diperlukan untuk mengurangi peradangan pembekakan pada jari. Penggunaan gel antimemar juga sangat membantu. Zat heparin yang terkandung pada gel akan menghancurkan pembekuan darah.
  • Bila kuku terlepas, segera tutupi dengan kain dan jangan menggunakan tisu, karena akan menempel pada luka. Baiknya gunakan kain kasa.
  • Bila ada luka terbuka, disarankan segera bawa si kecil ke UGD terdekat untuk menghindari infeksi.