7 Penyebab Sariawan pada Anak-Anak

Sariawan pasti akan sangat mengganggu, apalagi pada anak-anak yang masih suka banyak bicara dan berperilaku aktif. Karena rasa sakitnya, sariawan bisa menyebabkan anak cukup stres dan mempengaruhi selera makan mereka. Berikut ini adalah beberapa penyebab sariawan pada anak yang sebaiknya segera dihindari.

Penyebab Sariawan pada Anak

1. Luka karena menggigit bibir

Anak-anak masih sering memiliki kebiasaan yang kurang baik, seperti menggigit jari dan juga menggigit bibir. Hal ini dapat memicu munculnya sariawan. Selalu perhatikan aktivitas anak, khususnya ketika bermain dan di waktu senggang. Waktu-waktu tersebut merupakan waktu yang paling sering anak melakukan kebiasaan yang kurang baik.

2. Gesekan sikat gigi

Cobalah perhatikan bagaimana sang anak menggosok gigi. Perhatikan apakah mereka menggosok gigi terlalu keras atau tidak. Hal ini dikarenakan gesekan terlalu keras antara sikat gigi dan bibir atau lidah bisa menimbulkan sariawan. Berikan edukasi mengenai cara menggosok gigi yang benar tanpa harus berlebih-lebihan.

3. Pasta gigi yang tidak cocok

Salah satu faktor lain yang menyebabkan sariawan pada anak adalah pasta gigi yang kurang cocok. Pasta gigi yang mengandung sodium lauryl sulfate akan membuat iritasi pada bibir atau lidah sehingga bisa memicu sariawan. Oleh sebab itu, selalu perhatikan apakah pasta gigi yang digunakan anak cocok atau tidak.

4. Kekurangan asupan gizi

Asupan gizi harus benar-benar diperhatikan. Sariawan merupakan penyakit yang muncul karena lemahnya sistem imun. Lemahnya sistem imun ini bisa dipicu oleh kurangnya asupan gizi. Ketika tubuh tidak mendapat asupan gizi yang cukup, maka sistem imun akan melemah dan mudah untuk diserang berbagai penyakit.

5. Stres secara emosional

Faktor emosional juga bisa mempengaruhi munculnya sariawan. Selalu perhatikan kondisi emosi anak apakah sedang bagus atau tidak. Jika sedang tidak bagus, berikan sedikit hiburan kecil dengan mengajak jalan-jalan atau sebagainya. Hal ini akan sedikit meredam rasa stres anak.

6. Ada riwayat sariawan pada keluarga

Selanjutnya, faktor genetik juga mempengaruhi sariawan pada anak. Anak yang memiliki keluarga dengan riwayat sariawan akan lebih mudah terkena sariawan. Oleh karena itu, jika Anda atau pasangan Anda memiliki riwayat penyakit sariawan maka anak Anda berpotensi untuk terkena sariawan juga.

7. Infeksi virus

Hal terakhir yang menyebabkan sariawan pada anak adalah infeksi virus. Ada beberapa virus yang dapat menyebabkan sariawan seperti flu singapura. Penyakit ini dapat melemahkan tubuh bagian tangan, kaki, dan juga mulut sehingga bisa memicu sariawan. Jika anak sariawan karena hal ini, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin.

Itulah ketujuh penyebab sariawan pada anak yang harus Anda perhatikan. Jika anak sudah terlanjur terkena sariawan, mereka pasti akan sedih dan bisa stres karena rasa mengganggu yang cukup menyakitkan. Oleh sebab itu, pahami penyebab ini untuk sebisa mungkin menghindari munculnya sariawan.