6 Destinasi Wisata Menarik Di Kota Nara

Kota Nara telah lama disebut-sebut sebagai pusat sekaligus tempat lahirnya kebudayaan Jepang. Terletak di tengah-tengah Pulau Honshu, kota Nara dikelilingi oleh bukit yang tinggi, hutan yang lebat, serta lahan pertanian yang subur. Nara yang berada di region Kansai dan merupakan ibukota prefektur Nara ini memiliki luas 276,84 kilometer persegi.

Sebagai kota yang disebut sebagai tempat lahirnya kebudayaan Jepang, Nara memiliki banyak peninggalan sejarah dan seni yang masih terawat. Berbagai peninggalan sejarah tersebut membuat Nara menjadi kota tujuan wisata di Jepang yang banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Tercatat lebih dari 1 juta wisatawan datang dan berkunjung ke kota Nara setiap tahunnya.

Destinasi wisata yang ada di bekas ibukota Jepang pada periode Nara ini sangat beragam terutama bangunan bersejarahnya yang masih terawat. Beberapa objek wisata tersebut masuk dalam situs warisan dunia UNESCO yang meliputi kuil, vihara, dan istana. Disamping itu ada juga beberapa bangunan lain yang juga merupakan objek wisata terkenal dan banyak dikunjungi para wisatawan.

Berikut adalah 6 destinasi wisata menarik di kota Nara yang ramai didatangi wisatawan:

Todai-ji

Todai-ji merupakan sebuah kompleks kuil Buddha sekte Kegon yang berada di timur laut Nara Park atau Taman Nara. Di masa lalu, Todai-ji disebut sebagai salah satu dari Nanto Shichi Daiji (Tujuh Kuil Besar di Ibukota Selatan). Kuil Buddha yang memiliki patung Buddha raksasa yang disebut Daibutsu ini dibangun pada tahun 732 dan mulai digunakan tahun 752.

Nara Park

Nara Park atau Taman Nara adalah salah satu tujuan wisata terkenal yang banyak dikunjungi wisatawan ketika datang ke kota Nara. Lokasinya berada di kaki gunung Wakakusa dan merupakan salah satu taman tertua di Jepang yang dibangun pada tahun 1880. Salah satu daya tarik tempat ini adalah memberi makan rusa sika menggunakan sika-senbei (biskuit sika) di area taman Nara.

Kasuga-taisha

Kasuga-taisha merupakan kuil agama Shinto yang didedikasikan untuk Dewa Takemikazuchi dan kuil utama milik klan Fujiwara di Jepang. Kuil ini dibangun pertama kali pada tahun 768 dan setiap jangka waktu 20 tahun, bangunan kuil dilakukan pemugaran secara rutin. Ketika bulan Februari dan Agustus, diadakan Festival Lentera dimana sekitar 3000 lentera ditampilkan selama festival berlangsung.

Istana Heijo

Istana Heijo adalah istana kekaisaran sekaligus pusat administrasi Jepang pada periode Nara antara tahun 710 hingga 794. Istana ini mulai ditinggalkan ketika ibukota pindah ke Kyoto dan menjadi reruntuhan ketika ditemukan kembali pada abad ke 12. Bangunan yang ada saat ini merupakan proyek pembangunan ulang sejak tahun 1959 berdasarkan struktur reruntuhan dan catatan arkeologi yang ada.

Museum Nasional Nara

Museum Nasional Nara merupakan museum yang dibangun pada tahun 1895 yang dikelola oleh Institut Nasional Peninggalan Budaya di Nara. Koleksi museum ini meliputi berbagai karya seni Buddha dan Shinto di Nara sejak abad ke 8 Masehi. Benda-benda yang disimpan disini meliputi patung, lukisan, kaligrafi, serta benda arkeologi yang berhubungan dengan sejarah kota Nara.

Isui-en

Isui-en adalah taman tradisional Jepang yang berada di kota Nara dan dibangun pada era Meiji. Taman seluas 13.500 meter persegi ini terbagi menjadi dua bagian serta memiliki latar belakang pegunungan Wakakusa yang indah. Konsep pembuatan taman yang mengambil tempat di dekat sungai Yoshikigawa membuat taman ini terlihat seperti berada di dalam air.

Disamping 6 wisata tersebut masih ada beberapa wisata menarik lainnya di kota Nara seperti Nara Dreamland, Kofuku-ji, hingga upacara Shuni-e. Wisatawan mancanegara yang ingin menikmati beberapa wisata tersebut biasanya mengambil paket wisata Asia yang banyak disediakan oleh berbagai agen wisata. Dengan mengambil paket wisata tersebut, para wisatawan bisa berlibur dengan lebih santai dan terjadwal.