3 Cara Ini Akan Membuat Pemasangan Paving Block Anda Kuat dan Rapi

Paving Block atau Concrete Block dapat menjadi alternatif pilihan untuk pengerasan jalan dan juga halaman rumah anda. Paving Block saat ini menjadi primadona bagi mereka yang sedang mencari bahan untuk menutupi permukaan tanah, baik itu di jalan maupun di halaman rumah. Hal ini dikarenakan paving block atau concrete block sangat ramah lingkungan serta memiliki harga yang lebih murah dibandingkan aspal atau beton ready mix. Paving block dikatakan ramah lingkungan karena dengan menggunakan paving block air tetap dapat meresap melalui celah – celah dari susunan paving block.

Apabila anda tertarik untuk menggunakan paving block, sebaiknya anda melakukan pemasangan paving block dengan benar. Karena, jika paving block tidak dipasang dengan benar, kemungkinan hasil akhirnya akan membuat permukaan paving block menjadi bergelombang dan tidak beraturan. Lalu bagaimana cara melakukan pemasangan paving block yang kuat dan rapi? Ada beberapa cara yang dapat anda lakukan, berikut ini cara pemasangan paving block yang benar :

 

1. Menyiapkan struktur lahan yang padat

struktur lahan padat

Untuk anda yang baru akan memulai pemasangan paving block, struktur lahan yang padat perlu anda persiapkan. Bersihkan lahan yang akan dipasangi paving block dari sampah – sampah dan rumput. Setelah bersih dari sampah – sampah dan rumput, ratakan tanahnya.

Apabila lahan membutuhkan pengurugan, hamparkan material urugan kemudian ratakan menggunakan roller atau stamper kuda. Hindari menutupi lubang – lubang yang ada di lahan dengan menggunakan pasir alas. Proses pemadatan ini lebih baik disertai pula dengan penyiraman air, agar didapatkan kepadatan yang sempurna. Pastikan pondasi memiliki kemiringan 2,5% untuk pemasangan paving block di jalan yang dilalui kendaraan, sedangkan untuk trotoar diperlukan 2% kemiringan.

 

2. Menyiapkan beton pembatas dan penyokong

beton pembatas dan penyokong

Beton pembatas atau dapat disebut dengan beton kanstin berfungsi sebagai penjepit dan penahan paving block agar tidak bergeser saat menahan beban. Beton pembatas dapat berupa beton pracetak dan dapat pula berupa beton cor di tempat. Apabila anda menggunakan beton pembatas dari beton pracetak, maka beton pembatas harus dipasang di atas beton penyokong. Hal ini bertujuan memperkuat ikatan yang terjadi antara beton pembatas dan struktur lahan supaya nantinya paving block tidak mudah bergeser.

Adapun untuk beton pembatas dari beton pracetak, hal pertama yang harus anda lakukan adalah menebarkan selapis beton penyokong dengan ketebalan minimal 7 cm. Setelah itu, pasang beton pembatas diatas beton penyokong yang keadaanya masih basah. Pastikan ketinggian dan kelurusan beton pembatas sudah sesuai dengan benang bantu. Selanjutnya, tambahkan adukan beton dibagian belakang beton pembatas. Setelah itu diamkan. Apabila beton penyokong sudah setengah kering, timbunlah beton penyokong dengan tanah.

 

3. Memasang paving block dari satu arah

memasang paving block searah

Cara yang satu ini harus anda perhatikan dengan benar. Pertama – tama, lakukan pemasangan paving block baris pertama dengan rapi dan hati – hati. Pola yang baik dan benar dapat dihasilkan dengan mengikuti benang pembantu dan dengan sudut yang tepat terhadap beton pembatas. Sementara itu, untuk lubang – lubang dipinggir dapat diisi dengan pemadatan seperti cara diatas. Pemasangan paving block dilakukan dengan alur maju kedepan, dengan pekerja yang melakukan pemasangan dapat menginjak di bagian paving yang telah terpasang. Untuk hasil yang baik, pemasangan paving block lebih baik dilakukan secara satu arah.

 

Itulah cara – cara melakukan pemasangan paving block yang dapat anda jadikan pengetahuan dan dapat anda aplikasikan nantinya. Apabila anda sedang mencari perusahaan yang menyediakan paving block sekaligus jasa pemasangan yang rapi, anda dapat mengunjungi website Paving Catra. Disana terdapat banyak pilihan paving block yang unik dan menawan hati. Segera kunjungi website nya !